Rabu, 23 Oktober 2013

puisi


CALON PAHLAWAN DUNIA
Oleh : Syahrir Mustafa


Perjalanan terasa manis
Saat dibaluti putih abu
Senyum terlihat indah
Saat canda tawa dalam kehampaan

Namun itu, gerbang masih tertutup
Mencoba mengintip di balik sana
Sangat luas dunia ini
Di sana tidak ada yang berdiri
Semuanya tertunduk pada satu harapan
Menunggu suara dan arahan

Dari sini,
Terhalang gerbang yang tinggi
Ditaburi berbagai duri
Rasanya pasrah untuk didaki

Namun mereka di sana
Menunggu suatu harapan
Hati ini tak tega menatap pasrah
Harus didaki dan terluka
Itu akan jadi penawar kerinduan mereka




Kini aku, dia, mereka dan kamu berbalik
Menghapus tetesan kesediha ini
Coba mengambil sehelai daun
Dan mencabut yang tercantap di dinding
Kita coba untuk memulai
Menggores dengan keikhlasan hati
Menghilangkan jejak yang menyimpang
Memberi warna disetiap sudut
Dan menyampaikan kebenaran disetiap goresan

Kini mereka tersenyum riang
Mengepalkan tangan
Dengan suara yang lantang
Mereka akan berdiri di depan
Menyampaikan kesan dan peasan

Anak bangsa harus diselamatkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar